Mahasiswi Pendidikan Fisika UNIMOF Kembangkan Sistem Pemadam Kebakaran Otomatis Berbasis IoT, Raih Juara II Lomba Inovasi Daerah
Prestasi

Mahasiswi Pendidikan Fisika UNIMOF Kembangkan Sistem Pemadam Kebakaran Otomatis Berbasis IoT, Raih Juara II Lomba Inovasi Daerah

24/06/2026
Admin UNIMOF
5 menit baca
Inovasi teknologi karya mahasiswa kembali lahir dari Universitas Muhammadiyah Maumere (UNIMOF). Melalui penelitian yang berangkat dari kepedulian terh

Inovasi teknologi karya mahasiswa kembali lahir dari Universitas Muhammadiyah Maumere (UNIMOF). Melalui penelitian yang berangkat dari kepedulian terhadap tingginya risiko kebakaran di Kabupaten Sikka, mahasiswi Program Studi Pendidikan Fisika UNIMOF, Nur Linda Sari, berhasil mengembangkan sistem pemadam kebakaran otomatis berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu mendeteksi kebakaran secara dini, memberikan notifikasi kepada pengguna, serta melakukan pemadaman api secara otomatis.

Pengembangan inovasi tersebut dipaparkan dalam kegiatan bertajuk “Pengembangan Sistem Pemadam Kebakaran Otomatis dengan Integrasi Sensor Berbasis Internet of Things (IoT)” yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Muhammadiyah Maumere pada Kamis, 4 Juni 2026, di Ruang DJA 5 UNIMOF. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WITA tersebut diikuti oleh 15 mahasiswa Pendidikan Fisika.

Mengusung tema “Pengembangan Sistem Pemadam Kebakaran Otomatis Berbasis Internet of Things (IoT) untuk Deteksi Dini dan Penanggulangan Kebakaran”, kegiatan ini menjadi wadah berbagi pengalaman penelitian sekaligus memperkenalkan pemanfaatan teknologi digital dalam bidang keselamatan dan mitigasi bencana.

Inovasi tersebut lahir dari hasil identifikasi permasalahan yang terjadi di masyarakat, khususnya tingginya angka kebakaran yang menyebabkan kerugian materi maupun nonmateri. Berangkat dari kondisi tersebut, Nur Linda Sari mulai merancang sebuah sistem yang dapat membantu mendeteksi kebakaran sejak dini dan memberikan respons cepat sebelum api menyebar lebih luas.

Ide awal pengembangan alat muncul saat mengikuti proyek mata kuliah Elektronika Digital. Dari sebuah konsep sederhana, pengembangan kemudian berlanjut melalui proses perancangan sistem, penentuan spesifikasi komponen, pemesanan alat dan bahan, perakitan perangkat, pemrograman sistem, hingga pengujian prototype.

Sistem yang dikembangkan mengintegrasikan berbagai komponen elektronik, seperti sensor api, sensor asap, mikrokontroler, pompa air otomatis, buzzer sebagai alarm peringatan, serta aplikasi berbasis IoT yang memungkinkan pengguna melakukan pemantauan jarak jauh melalui perangkat digital. Ketika sensor mendeteksi adanya api atau asap dalam ambang tertentu, sistem akan mengirimkan notifikasi kepada pengguna sekaligus mengaktifkan pompa air untuk melakukan pemadaman secara otomatis.

Keunggulan alat ini tidak hanya terletak pada kemampuan mendeteksi kebakaran secara dini, tetapi juga pada sistem pemantauan real-time yang memungkinkan pengguna memperoleh informasi kapan saja dan dari mana saja. Dengan demikian, tindakan penanganan dapat dilakukan lebih cepat sehingga risiko kerugian akibat kebakaran dapat diminimalkan.

Sebelum dikembangkan menjadi penelitian skripsi, prototype tersebut terlebih dahulu mengikuti Lomba Inovasi Daerah Kabupaten Sikka Tahun 2025. Dalam kompetisi tersebut, inovasi yang diberi nama FIRESAFE berhasil meraih Juara II Kategori Umum, mengungguli berbagai karya inovatif lainnya. Prestasi tersebut menjadi salah satu bukti bahwa karya mahasiswa mampu memberikan solusi nyata bagi persoalan yang dihadapi masyarakat.

Keberhasilan tersebut kemudian mendorong pengembangan lebih lanjut melalui penelitian skripsi yang dilakukan oleh Nur Linda Sari di bawah bimbingan Zakaria Al Farizi, M.Pd. dan Muhammad Epi Rusdin, M.Pd. Berbagai penyempurnaan dilakukan pada perangkat keras maupun perangkat lunak agar sistem memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi dan respons yang lebih cepat dalam mendeteksi kebakaran.

Menariknya, inovasi ini juga mendapat perhatian publik dan media massa. Nur Linda Sari bersama dosen pendampingnya, Zakaria Al Farizi, M.Pd., pernah menjadi narasumber dalam program Flores Bicara yang diselenggarakan oleh TribunFlores.com. Dalam program tersebut, mereka memaparkan proses pengembangan alat, manfaat teknologi IoT dalam sistem keselamatan, serta peluang implementasinya di masyarakat.

Dosen Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Muhammadiyah Maumere, Muhammad Epi Rusdin, M.Pd., menilai bahwa pemanfaatan Internet of Things dalam sistem pemadam kebakaran merupakan langkah inovatif yang sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

“Pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) dalam sistem pemadam kebakaran otomatis merupakan langkah inovatif yang dapat membantu mendeteksi kebakaran secara dini, memberikan respons yang cepat, serta meningkatkan keselamatan masyarakat melalui penggunaan teknologi yang tepat guna,” ujarnya.

Menurutnya, perkembangan teknologi harus mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat, termasuk dalam aspek keselamatan dan mitigasi bencana. Oleh karena itu, inovasi seperti sistem pemadam kebakaran otomatis berbasis IoT memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan dan diterapkan secara luas.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Pendidikan Fisika UNIMOF berharap semakin banyak mahasiswa yang terdorong untuk menghasilkan inovasi teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat. Selain menjadi bagian dari proses akademik, penelitian semacam ini juga diharapkan mampu memperkuat budaya riset dan pengembangan teknologi di lingkungan perguruan tinggi.

Ke depan, sistem pemadam kebakaran otomatis berbasis IoT ini diharapkan dapat memiliki tingkat akurasi yang lebih tinggi, respons yang lebih cepat, serta jangkauan pemantauan yang lebih luas. Implementasinya tidak hanya pada skala prototype, tetapi juga dapat diterapkan pada rumah tinggal, sekolah, perkantoran, tempat usaha, hingga fasilitas umum yang memiliki risiko kebakaran.

Melalui pengembangan yang berkelanjutan, inovasi ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi risiko kebakaran, meminimalkan kerugian yang ditimbulkan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemanfaatan teknologi untuk mendukung keselamatan dan perlindungan lingkungan.

Sumber Referensi:
Artikel terkait inovasi ini juga telah dipublikasikan oleh TribunFlores.com dengan judul “Inovatif! Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Maumere Ciptakan Alat Pemadam Api Berbasis IoT” serta dimuat pada portal berita Universitas Muhammadiyah Maumere mengenai capaian Juara II Lomba Inovasi Daerah Kabupaten Sikka.

Tag

#Nur Linda Sari#Universitas Muhammadiyah Maumere#UNIMOF#alat pemadam api otomatis#IoT#Internet of Things#inovasi mahasiswa#Pendidikan Fisika#deteksi kebakaran#ESP32#sensor api#teknologi pemadam kebakaran#mahasiswa berprestasi#Flores#Maumere#NTT