UNIMOF Perkenalkan Unit Pelatihan Kerja, Bekali Maba dengan Keterampilan dan Kompetensi Profesional
Kegiatan

UNIMOF Perkenalkan Unit Pelatihan Kerja, Bekali Maba dengan Keterampilan dan Kompetensi Profesional

16/09/2026
Admin UNIMOF
5 menit baca
Universitas Muhammadiyah Maumere (UNIMOF) memperkenalkan Unit Pelatihan Kerja kepada mahasiswa baru dalam rangkaian kegiatan Orientasi Kehidupan Kampu

Universitas Muhammadiyah Maumere (UNIMOF) memperkenalkan Unit Pelatihan Kerja kepada mahasiswa baru dalam rangkaian kegiatan Orientasi Kehidupan Kampus (OKK) Mahasiswa Baru Tahun 2026, Rabu (16/9/2026). Pengenalan tersebut menjadi bagian dari upaya UNIMOF memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai pentingnya pengembangan keterampilan tambahan di luar kompetensi akademik sebagai bekal menghadapi dunia kerja dan kewirausahaan.

Kegiatan berlangsung pukul 13.45–14.30 WITA di lingkungan Universitas Muhammadiyah Maumere dan menghadirkan Kepala Unit Pelatihan Kerja UNIMOF, Nur Chotimah, S.Kom., M.M., sebagai pemateri. Seluruh mahasiswa baru UNIMOF Tahun 2026 menjadi peserta dalam sesi tersebut.

Dalam pemaparannya, Nur Chotimah menjelaskan bahwa Unit Pelatihan Kerja diarahkan sebagai pusat pengembangan kompetensi dan keterampilan mahasiswa. Unit tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu wadah bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman praktis dan keterampilan tambahan yang relevan dengan kebutuhan dunia profesional.

Manfaatkan masa perkuliahan untuk membangun kompetensi, mengembangkan keterampilan tambahan, dan mempersiapkan diri agar lebih siap menghadapi dunia kerja maupun berwirausaha,” ujar Nur Chotimah dalam pemaparannya.

Ia menjelaskan, keberadaan Unit Pelatihan Kerja memiliki sejumlah misi, antara lain mengurangi kesenjangan antara kompetensi akademik mahasiswa dengan kebutuhan dunia industri, membekali mahasiswa dengan additional skills, menumbuhkan mental mandiri dan orientasi karier, serta mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, khususnya yang berkaitan dengan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja dan berwirausaha.

Dalam sesi tersebut, mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan struktur pengelola Unit Pelatihan Kerja. Abdul Kholiq, S.E., M.M. berperan sebagai penanggung jawab, sedangkan Nur Chotimah, S.Kom., M.M. sebagai Ketua Unit Pelatihan Kerja. Ketua unit memiliki tanggung jawab dalam perencanaan dan pelaksanaan program pelatihan, monitoring dan evaluasi, serta pengelolaan operasional unit.

Pelaksanaan program juga didukung oleh tim operasional dan instruktur yang berasal dari berbagai latar belakang, termasuk dosen UNIMOF, native speaker eksternal, praktisi industri pariwisata, serta panitia pelaksana.

Empat Program Pelatihan

Pada kesempatan tersebut, mahasiswa baru diperkenalkan dengan empat program pelatihan yang telah dirancang Unit Pelatihan Kerja UNIMOF.

Program pertama adalah English Fluent Bootcamp, yang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris mahasiswa, khususnya dalam mendukung komunikasi profesional. Program ini direncanakan berlangsung pada Oktober–Desember 2026 dengan sasaran 15 mahasiswa semester 1–7 dari seluruh program studi. Peserta ditargetkan menghasilkan Speaking Portfolio dan memperoleh sertifikat.

Program kedua, UNIMOF Tourism Talent, merupakan pelatihan pemandu wisata berstandar industri yang sekaligus diarahkan pada pembuatan katalog pariwisata digital UNIMOF. Program yang direncanakan berlangsung pada Maret–April 2027 tersebut menyasar 15 mahasiswa yang memiliki minat pada bidang pariwisata dan bahasa. Luaran program meliputi calon tour guide, satu katalog digital yang memuat sekurang-kurangnya 10 destinasi, serta sertifikat.

Selanjutnya, terdapat MS Office Skill Training yang berfokus pada penguatan keterampilan administrasi perkantoran digital melalui penggunaan Microsoft Word dan Excel secara praktis. Program ini direncanakan berlangsung pada Mei 2027 dengan sasaran 30 mahasiswa semester 2–6 dari seluruh program studi.

Program keempat adalah Creative Entrepreneurship, yang memberikan pembekalan kewirausahaan kreatif mulai dari pengembangan konsep bisnis, branding, hingga pameran produk kampus. Program tersebut direncanakan berlangsung pada Juni–Juli 2027 dengan sasaran 15 mahasiswa yang memiliki minat pada bidang kewirausahaan. Luaran yang ditargetkan berupa proposal business plan, brand, gelar karya kampus, dan sertifikat.

Melalui keempat program tersebut, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kompetensi yang lebih aplikatif sesuai dengan kebutuhan dan minat masing-masing.

Pengenalan Unit Pelatihan Kerja juga menegaskan bahwa proses pendidikan di perguruan tinggi tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik. Mahasiswa perlu membangun keterampilan tambahan yang dapat mendukung kemampuan beradaptasi, komunikasi, penguasaan teknologi, pengembangan karier, hingga kemampuan menciptakan peluang usaha.

Karena itu, mahasiswa baru diharapkan mulai memanfaatkan masa perkuliahan untuk mempersiapkan diri secara bertahap. Pengembangan kompetensi tidak harus menunggu hingga menjelang kelulusan, tetapi dapat dimulai sejak awal melalui berbagai pengalaman belajar, pelatihan, organisasi, maupun kegiatan pengembangan diri.

Ke depan, Unit Pelatihan Kerja UNIMOF diharapkan dapat menjadi salah satu wadah pengembangan mahasiswa yang mampu mempertemukan kompetensi akademik dengan keterampilan praktis. Mahasiswa juga diharapkan dapat memilih program pelatihan sesuai kebutuhan pengembangan dirinya, baik dalam bidang bahasa Inggris, pariwisata, teknologi perkantoran, maupun kewirausahaan.

Dengan pengembangan tersebut, UNIMOF mendorong mahasiswa untuk tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga membangun keterampilan tambahan, mental kemandirian, orientasi karier, serta kesiapan untuk memasuki dunia profesional maupun mengembangkan usaha secara mandiri.

Tag

#UNIMOF#Universitas Muhammadiyah Maumere#Unit Pelatihan Kerja#OKK UNIMOF 2026#mahasiswa baru#pelatihan kompetensi#kesiapan kerja#additional skills#kewirausahaan#keterampilan mahasiswa