Klinik Pratama PKU Universitas Muhammadiyah Maumere (UNIMOF) memperkenalkan sejarah, peran, visi, misi, serta berbagai layanan kesehatan kepada mahasiswa baru dalam rangkaian kegiatan Orientasi Kehidupan Kampus (OKK) Mahasiswa Baru Universitas Muhammadiyah Maumere Tahun 2026, Rabu (16/9/2026).
Materi bertajuk “Best Practice Klinik Pratama PKU Universitas Muhammadiyah Maumere” tersebut berlangsung pukul 14.30–15.30 WITA di lingkungan Universitas Muhammadiyah Maumere. Materi disampaikan oleh dr. Muhammad Ibrahim Sengaji, MARS., selaku Penanggung Jawab Klinik Pratama PKU Universitas Muhammadiyah Maumere, dan diikuti oleh mahasiswa baru UNIMOF Tahun 2026.
Dalam pemaparannya, dr. Muhammad Ibrahim menjelaskan perjalanan awal pengembangan Klinik Pratama PKU UNIMOF. Ia menyampaikan bahwa pada Februari 2026, Rektor UNIMOF periode 2025–2029, Prof. Dr. Gunawan Suryoputro, M.Hum., mengamanatkan pengadaan fasilitas klinik di lingkungan universitas.
Pengembangan klinik kemudian dilakukan dengan memanfaatkan kembali salah satu gedung yang sebelumnya tidak digunakan. Dalam proses tersebut, UNIMOF menjalin kerja sama dengan Klinik Utama Muhammadiyah Ende, yang diperkenalkan sebagai klinik Muhammadiyah pertama di Nusa Tenggara Timur.
Hingga pelaksanaan kegiatan OKK tersebut, Klinik Pratama PKU UNIMOF masih berada dalam tahap pengembangan. Berbagai sarana dan prasarana terus dilengkapi untuk memenuhi standar yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebagai bagian dari persiapan menghadapi proses visitasi.
Mengenalkan Visi dan Nilai Pelayanan
Mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan arah pengembangan Klinik Pratama PKU UNIMOF melalui visi, misi, motto, dan tata nilai yang menjadi dasar pelayanan.
Klinik memiliki visi “Menjadi Fasilitas Kesehatan Pilihan Pertama Masyarakat Kabupaten Sikka dan Sekitarnya.” Visi tersebut didukung dengan misi memberikan pelayanan kesehatan dasar yang cepat dan lengkap, menjadi fasilitas kesehatan pilihan pertama bagi keluarga dan masyarakat, mengembangkan syiar Islam dan dakwah jamaah, serta menjadi tempat pengembangan inovasi pelayanan kesehatan yang berorientasi pada keselamatan dan kepuasan pasien.
Dalam memberikan pelayanan, Klinik Pratama PKU UNIMOF mengusung motto “Ramah Dalam Pelayanan, Profesional Dalam Tindakan.” Motto tersebut diperkuat dengan tata nilai CERIA, yaitu Cepat, Empati, Ramah, Islami, dan Aman.
Pengenalan tata nilai tersebut menjadi bagian penting dalam materi karena mahasiswa tidak hanya diperkenalkan pada fasilitas kesehatan, tetapi juga prinsip pelayanan yang hendak dikembangkan oleh klinik.
Kenalkan Beragam Layanan Kesehatan
Dalam sesi tersebut, mahasiswa baru diperkenalkan dengan sejumlah layanan yang tersedia di Klinik Pratama PKU UNIMOF. Layanan tersebut meliputi UGD dan persalinan, rawat inap, poli umum, poli gigi, poli KIA, laboratorium, poli konsultasi gizi, farmasi, serta ambulans.
Beberapa layanan, seperti UGD, rawat inap, farmasi, dan ambulans, tercantum memiliki pelayanan selama 24 jam.
Dari sisi sumber daya manusia, klinik didukung oleh tenaga kesehatan dan tenaga pendukung yang terdiri atas tiga dokter umum, satu dokter gigi, empat perawat, satu perawat gigi, dua bidan, dua tenaga farmasi, satu tenaga laboratorium, dua tenaga rekam medis, satu tenaga keuangan, serta satu petugas keamanan.
Selain sumber daya manusia, mahasiswa juga diperkenalkan dengan sejumlah sarana dan prasarana klinik. Fasilitas tersebut mencakup pelayanan medis rawat jalan, pelayanan medis gawat darurat, pelayanan medis rawat inap, serta pelayanan penunjang medis.
Beberapa fasilitas yang dipaparkan antara lain poli umum, poli gigi, ruang resusitasi, ruang pemeriksaan medis, ruang rawat inap dewasa dan anak, ruang persalinan, laboratorium, farmasi, serta ambulans.
Pengembangan Layanan dan Respons Kebencanaan
Materi juga membahas aspek pengembangan layanan dan komunikasi publik. Klinik Pratama PKU UNIMOF memanfaatkan media sosial, seperti Instagram dan Facebook, sebagai bagian dari komunikasi dan pemasaran digital. Masyarakat juga diberikan ruang untuk menyampaikan kritik dan saran melalui saluran komunikasi yang tersedia.
Dalam kesempatan tersebut, dr. Muhammad Ibrahim turut membagikan pengalaman Klinik UNIMOF dalam memberikan respons medis terhadap peristiwa gempa Flores ke Nagekeo dan Dampek, Manggarai Timur.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu gambaran mengenai kontribusi fasilitas kesehatan dalam memberikan respons pelayanan kepada masyarakat, khususnya ketika terjadi kondisi yang membutuhkan penanganan kesehatan.
SDM Tangguh dan Ikhlas Jadi Kunci Pengembangan
Menutup pemaparannya, dr. Muhammad Ibrahim menekankan pentingnya sumber daya manusia dalam pengembangan amal usaha Muhammadiyah, termasuk rumah sakit dan klinik.
“Amal usaha Muhammadiyah, baik RS maupun Klinik, akan tumbuh dan berkembang pesat dengan kehadiran orang-orang yang tangguh dan ikhlas berjuang.”
Pesan tersebut menjadi salah satu poin penting yang disampaikan kepada mahasiswa baru. Pengembangan fasilitas kesehatan, menurut materi yang disampaikan, tidak hanya berkaitan dengan pembangunan sarana dan prasarana, tetapi juga membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki komitmen, ketangguhan, dan keikhlasan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui pengenalan ini, mahasiswa baru UNIMOF diharapkan semakin mengetahui keberadaan dan fungsi Klinik Pratama PKU UNIMOF sebagai salah satu fasilitas kesehatan yang dikembangkan di lingkungan kampus.
Mahasiswa juga diharapkan memahami berbagai layanan yang tersedia sehingga dapat memanfaatkan fasilitas kesehatan sesuai kebutuhan. Di sisi lain, materi tersebut memberikan gambaran mengenai proses pengembangan sebuah unit pelayanan, mulai dari pemenuhan standar, penguatan sumber daya manusia, pengembangan fasilitas, hingga orientasi pada keselamatan dan kepuasan pasien.
Ke depan, Klinik Pratama PKU UNIMOF diharapkan terus berkembang menjadi fasilitas kesehatan yang mampu memberikan pelayanan ramah dan profesional. Kehadirannya juga diharapkan menjadi bagian dari kontribusi Universitas Muhammadiyah Maumere dalam memberikan manfaat bagi sivitas akademika serta masyarakat Kabupaten Sikka dan sekitarnya.
