LPK UNIMOF Cetak SDM Unggul, 146 Peserta Ikuti Pelatihan Microsoft Office 2026
Activity

LPK UNIMOF Cetak SDM Unggul, 146 Peserta Ikuti Pelatihan Microsoft Office 2026

17/06/2026
Admin UNIMOF
5 min read
Komitmen Universitas Muhammadiyah Maumere (UNIMOF) dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia terus diwujudkan melalui berbagai program pengemban

Komitmen Universitas Muhammadiyah Maumere (UNIMOF) dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia terus diwujudkan melalui berbagai program pengembangan kompetensi. Salah satunya melalui penyelenggaraan Pelatihan Microsoft Office Word dan Excel 2026 yang dilaksanakan oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Universitas Muhammadiyah Maumere di Laboratorium Komputer UNIMOF.

Kegiatan yang mengusung tema “Meningkatkan Kompetensi Digital melalui Pelatihan Microsoft Office Word dan Excel untuk Dunia Kerja” ini diikuti oleh 146 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang, baik mahasiswa, lulusan perguruan tinggi, maupun masyarakat umum yang ingin meningkatkan keterampilan digital mereka sebagai bekal menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.

Pelatihan berlangsung mulai 17 Juni hingga 7 Juli 2026 dan dibagi ke dalam tiga batch dengan sembilan kelas. Setiap kelas mengikuti pelatihan intensif selama dua hari penuh, mulai pukul 07.30 hingga 16.00 WITA. Pembagian kelas dilakukan untuk memastikan proses pembelajaran berlangsung efektif sehingga setiap peserta memperoleh kesempatan belajar dan praktik secara optimal.

Ketua LPK Universitas Muhammadiyah Maumere, Nur Chotimah, S.Kom., M.M., menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program strategis LPK dalam mendukung peningkatan kompetensi digital masyarakat. Menurutnya, perkembangan teknologi yang begitu cepat menuntut setiap individu untuk memiliki keterampilan dasar komputer yang memadai, terutama dalam penggunaan aplikasi perkantoran yang menjadi kebutuhan utama di berbagai sektor pekerjaan.

“Di era digital saat ini, kemampuan mengoperasikan aplikasi Microsoft Office bukan lagi menjadi nilai tambah semata, tetapi telah menjadi kebutuhan dasar yang harus dimiliki oleh setiap calon tenaga kerja. Melalui pelatihan ini kami ingin memberikan bekal keterampilan yang aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan, Suwanti, S.Pd., M.Kom., menyampaikan bahwa pelatihan dirancang menggunakan metode pembelajaran berbasis praktik. Pendekatan ini dipilih agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan materi secara langsung dalam berbagai situasi kerja yang nyata.

“Peserta diberikan kesempatan untuk berlatih secara langsung melalui berbagai studi kasus dan simulasi pekerjaan. Dengan metode tersebut, peserta dapat memahami bagaimana menggunakan Microsoft Word dan Excel secara efektif dalam aktivitas administrasi maupun pengolahan data,” jelasnya.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan pembukaan resmi, kemudian dilanjutkan dengan pre-test untuk mengukur kemampuan awal peserta. Hasil pre-test menjadi dasar bagi instruktur dalam menyesuaikan metode penyampaian materi sehingga proses pembelajaran dapat berjalan lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta.

Pada sesi Microsoft Word, peserta mendapatkan materi mengenai pengenalan antarmuka aplikasi, teknik penyusunan dokumen profesional, pembuatan surat resmi, pengaturan format dokumen, penggunaan tabel, hingga pemanfaatan fitur Mail Merge untuk kebutuhan administrasi yang lebih efisien. Materi ini menjadi sangat relevan mengingat hampir seluruh instansi pemerintah, lembaga pendidikan, maupun perusahaan menggunakan Microsoft Word sebagai perangkat utama dalam pengelolaan dokumen.

Selanjutnya, peserta mengikuti pelatihan Microsoft Excel yang difokuskan pada kemampuan pengolahan data dan penyusunan laporan. Materi yang diberikan meliputi pengelolaan data dasar, penggunaan rumus-rumus perhitungan, fungsi logika IF, fungsi pencarian data VLOOKUP, pengolahan tabel, hingga pembuatan grafik untuk kebutuhan presentasi dan analisis data.

Kegiatan pelatihan didukung oleh enam instruktur yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang teknologi informasi serta manajemen, yaitu Abdul Kholiq, S.E., M.M., Nur Chotimah, S.Kom., M.M., Andy Suriyani, S.E., M.M., Suwanti, S.Pd., M.Kom., Ade Elvina, S.Pd., M.Kom., dan Muhamad Sukri, S.Pd.

Selama pelaksanaan pelatihan, peserta tidak hanya menerima materi dari instruktur, tetapi juga terlibat aktif dalam diskusi, praktik langsung, penyelesaian studi kasus, evaluasi harian, serta pendampingan individual ketika mengalami kesulitan dalam memahami materi. Suasana pembelajaran yang interaktif membuat peserta lebih mudah memahami konsep-konsep yang diajarkan.

Instruktur pelatihan, Abdul Kholiq, S.E., M.M., menegaskan bahwa penguasaan Microsoft Word dan Excel merupakan salah satu kompetensi yang paling sering menjadi persyaratan dalam proses rekrutmen tenaga kerja.

"Kemampuan mengoperasikan Microsoft Word dan Microsoft Excel merupakan kompetensi dasar yang sangat dibutuhkan dalam dunia kerja modern dan menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja," ungkapnya.

Menurutnya, banyak perusahaan dan instansi saat ini membutuhkan tenaga kerja yang mampu bekerja secara efektif dalam pengelolaan dokumen, penyusunan laporan, serta pengolahan data. Oleh karena itu, keterampilan yang diperoleh peserta selama pelatihan memiliki nilai yang sangat strategis dalam meningkatkan peluang kerja.

Sebagai bagian dari proses evaluasi, peserta mengikuti post-test pada akhir pelatihan untuk mengukur peningkatan kompetensi setelah menerima seluruh materi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap penggunaan Microsoft Office, baik dalam aspek administrasi maupun pengolahan data. Peserta yang berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan kemudian memperoleh sertifikat sebagai bukti kompetensi dan partisipasi dalam pelatihan.

Program ini sekaligus menjadi wujud nyata kontribusi Universitas Muhammadiyah Maumere dalam mendukung transformasi digital dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sikka dan wilayah Flores secara umum. Kehadiran LPK UNIMOF diharapkan dapat menjadi pusat pengembangan keterampilan kerja yang mampu menjawab kebutuhan industri dan dunia usaha yang terus berkembang.

Ke depan, LPK Universitas Muhammadiyah Maumere berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program pelatihan berbasis kompetensi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan teknologi. Melalui program-program tersebut, diharapkan lahir tenaga kerja yang profesional, kompeten, adaptif, dan memiliki daya saing tinggi di tingkat regional maupun nasional.

Pelatihan Microsoft Office Word dan Excel 2026 menjadi salah satu langkah nyata UNIMOF dalam mewujudkan visinya sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat. Dengan bekal keterampilan digital yang diperoleh, para peserta diharapkan mampu menjadi sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan dunia kerja serta berkontribusi dalam pembangunan daerah di era transformasi digital.

Tags

#LPK UNIMOF#Universitas Muhammadiyah Maumere#Pelatihan Microsoft Office#Microsoft Word#Microsoft Excel#Pelatihan Komputer Maumere#Kompetensi Digital#Pelatihan Kerja#UNIMOF 2026#Pelatihan Excel#Pelatihan Word#Dunia Kerja#Sertifikasi Kompetensi#Laboratorium Komputer UNIMOF#SDM Unggul Flores