Tiga Hari Mengabdi di Nakambara, Mahasiswa Informatika UNIMOF Tingkatkan Literasi Digital dan Lestarikan Lingkungan
Activity

Tiga Hari Mengabdi di Nakambara, Mahasiswa Informatika UNIMOF Tingkatkan Literasi Digital dan Lestarikan Lingkungan

23/06/2026
Admin UNIMOF
5 min read
Himpunan Mahasiswa Program Studi Informatika (HIMA-IF) Fakultas Sains dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Maumere (UNIMOF) sukses melaksanakan kegiata

Himpunan Mahasiswa Program Studi Informatika (HIMA-IF) Fakultas Sains dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Maumere (UNIMOF) sukses melaksanakan kegiatan Bina Akrab dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Tahun 2026 di Desa Nakambara, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende, pada 20–22 Juni 2026. Kegiatan yang diikuti 78 peserta yang terdiri atas dosen dan mahasiswa tersebut mengusung tema “Membangun Kesadaran dan Kebersamaan dalam Keamanan Informasi serta Etika di Era Digital.”

Kegiatan ini menjadi wadah penguatan solidaritas mahasiswa sekaligus implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pemberdayaan masyarakat berbasis literasi digital dan pelestarian lingkungan.

Rangkaian kegiatan diawali pada Sabtu (20/6/2026) dengan proses pengecekan peserta dan pelepasan resmi di Kampus Universitas Muhammadiyah Maumere. Setelah itu, seluruh peserta bertolak menuju Desa Nakambara untuk mengikuti berbagai agenda yang telah disiapkan panitia.

Sesampainya di lokasi, peserta melakukan registrasi, pembagian tempat menginap, serta mengikuti acara pembukaan sebagai penanda dimulainya kegiatan Bina Akrab dan Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Informatika Tahun 2026.

Dalam rangka membangun kedekatan dengan masyarakat, peserta kemudian dibagi ke dalam dua kelompok yang ditempatkan pada dua dusun berbeda di Desa Nakambara. Bersama warga setempat, mahasiswa melaksanakan kerja bakti dan pembersihan lingkungan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan desa sekaligus mempererat hubungan sosial antara sivitas akademika dengan masyarakat.

Ketua panitia menjelaskan bahwa kegiatan bina akrab tidak hanya bertujuan membangun kebersamaan antar mahasiswa, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran sosial melalui interaksi langsung dengan masyarakat.

Pada malam harinya, seluruh peserta mengikuti evaluasi kegiatan dan technical meeting untuk mempersiapkan pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat yang menjadi agenda utama pada hari berikutnya.

Memasuki hari kedua, Minggu (21/6/2026), kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan di Kantor Desa Nakambara dengan melibatkan dosen dan mahasiswa Program Studi Informatika, Pemerintah Desa Nakambara, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pelaku UMKM, serta masyarakat umum.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh berbagai materi yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat saat ini. Materi yang disampaikan meliputi literasi digital, keamanan informasi, etika bermedia digital, tata kelola digital desa, hingga pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung pengembangan usaha masyarakat melalui program UMKM Go Digital.

Melalui penyuluhan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keamanan data pribadi di ruang digital, menghindari berbagai bentuk kejahatan siber, menggunakan media sosial secara bijak, serta memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan ekonomi.

Selain itu, masyarakat juga diajak memahami pentingnya transformasi digital di tingkat desa guna mendukung pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Warga yang hadir tampak antusias mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab bersama dosen maupun mahasiswa. Berbagai persoalan yang sering dihadapi masyarakat terkait penggunaan teknologi digital menjadi topik pembahasan yang mendapat perhatian khusus.

Setelah kegiatan penyuluhan selesai, seluruh peserta bersama masyarakat mengikuti sesi foto bersama dan makan siang bersama sebagai bentuk kebersamaan sekaligus apresiasi atas partisipasi seluruh pihak yang terlibat.

Salah satu program yang menjadi daya tarik dalam kegiatan ini adalah pelaksanaan Reboisasi Digital pada Minggu siang. Dalam program tersebut, dosen, mahasiswa, Pemerintah Desa Nakambara, tokoh masyarakat, dan warga setempat melakukan penanaman 40 bibit pohon yang terdiri atas 20 bibit pohon jati (Tectona grandis) dan 20 bibit pohon mahoni (Swietenia macrophylla).

Menariknya, setiap pohon yang ditanam dilengkapi dengan QR Code yang berisi identitas digital pohon, jenis tanaman, tanggal penanaman, serta informasi pendukung lainnya. Inovasi tersebut menjadi bentuk integrasi antara teknologi informasi dan pelestarian lingkungan.

Program Reboisasi Digital ini diharapkan dapat menjadi model pemanfaatan teknologi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Pada malam hari, kegiatan dilanjutkan dengan Malam Keakraban (Makrab) yang menjadi puncak acara Bina Akrab Tahun 2026. Berbagai kegiatan dilaksanakan, mulai dari makan malam bersama, penampilan seni dan kreativitas mahasiswa, penyerahan piagam penghargaan kepada Pemerintah Desa Nakambara, hingga kegiatan api unggun yang berlangsung penuh kehangatan.

Momentum tersebut menjadi sarana mempererat rasa kekeluargaan antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat Desa Nakambara yang selama tiga hari hidup dan beraktivitas bersama.

Kepala Desa Nakambara, Subroto Nitu Mesu, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Maumere atas pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan pemahaman mengenai literasi digital, keamanan informasi, pemanfaatan teknologi untuk pengembangan UMKM, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan melalui program reboisasi digital.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran mahasiswa dan dosen Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Maumere di Desa Nakambara. Kegiatan ini memberikan wawasan baru bagi masyarakat mengenai penggunaan teknologi yang aman dan bermanfaat, sekaligus menghadirkan program penghijauan yang inovatif,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga hubungan kemitraan antara perguruan tinggi dan masyarakat semakin kuat serta memberikan dampak positif bagi pembangunan desa.

Pada hari terakhir, Senin (22/6/2026), seluruh peserta kembali melaksanakan kerja bakti di sekitar rumah warga yang menjadi tempat menginap selama kegiatan berlangsung. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, peserta kembali ke Kampus Universitas Muhammadiyah Maumere untuk melakukan pengecekan akhir sebelum kembali ke rumah masing-masing.

Secara keseluruhan, kegiatan Bina Akrab dan Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Informatika Tahun 2026 berjalan dengan lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat solidaritas dan rasa kekeluargaan antar mahasiswa, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui peningkatan literasi digital, penguatan kesadaran keamanan informasi, pemberdayaan UMKM berbasis teknologi, serta pelestarian lingkungan melalui program Reboisasi Digital.

Ke depan, Pemerintah Desa Nakambara berharap kerja sama dengan Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Maumere dapat terus berlanjut melalui berbagai program kolaboratif, bahkan diwujudkan dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU). Dengan demikian, berbagai program pengembangan desa berbasis teknologi dapat dilaksanakan secara berkelanjutan guna mendukung terwujudnya Desa Nakambara yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing di era digital.

 

Tags

#Informatika UNIMOF#Universitas Muhammadiyah Maumere#Desa Nakambara#Pengabdian kepada Masyarakat#PkM Informatika#Literasi Digital#Keamanan Informasi#Etika Digital#UMKM Go Digital#Reboisasi Digital#QR Code Pohon#HIMA Informatika#Fakultas Sains dan Bisnis#Wolowaru Ende#Desa Cerdas#Transformasi Digital Desa#Mahasiswa UNIMOF#Penghijauan Berbasis Teknologi#Tri Dharma Perguruan Tinggi