
Mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Maumere (UNIMOF) Tahun 2026 mendapatkan pembekalan mengenai Sistem Akademik Kampus (SIAKAD) sebagai bagian dari rangkaian Orientasi Kehidupan Kampus (OKK), Senin (14/9/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 11.15–12.00 WITA di lingkungan Universitas Muhammadiyah Maumere tersebut menjadi salah satu materi penting untuk membantu mahasiswa beradaptasi dengan sistem administrasi dan layanan akademik selama menjalani masa studi.
Materi SIAKAD disampaikan oleh Mohamad Sukri, S.Pd. dan Sunardin, M.Pd. kepada mahasiswa baru UNIMOF Tahun 2026. Dalam sesi tersebut, mahasiswa diperkenalkan secara praktis mengenai fungsi dan penggunaan SIAKAD yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari aktivitas akademik mahasiswa sejak awal perkuliahan hingga menyelesaikan studi.
SIAKAD merupakan sistem informasi yang digunakan untuk mengelola berbagai aktivitas akademik secara terintegrasi. Melalui sistem tersebut, mahasiswa dapat mengakses dan mengelola sejumlah kebutuhan akademik, mulai dari data diri, registrasi, pengisian Kartu Rencana Studi (KRS), informasi perkuliahan, presensi, bimbingan akademik, penilaian, hingga Kartu Hasil Studi (KHS) dan transkrip nilai.
Dalam pemaparannya, mahasiswa baru diperkenalkan dengan sejumlah fitur utama SIAKAD, di antaranya Data Diri, KRS, Perkuliahan, Bimbingan, serta Nilai/KHS. Pemahaman terhadap setiap fitur tersebut dinilai penting agar mahasiswa tidak hanya mampu mengakses sistem, tetapi juga dapat mengelola kebutuhan akademiknya secara mandiri dan tertib.
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam pembekalan adalah pentingnya mahasiswa memastikan kebenaran data diri yang tercatat dalam sistem. Data seperti NIK, NISN, nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, nama ibu, jenis kelamin, serta agama perlu diperiksa dengan teliti. Ketepatan data menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran administrasi dan penerbitan berbagai dokumen akademik mahasiswa selama masa pendidikan.
Mahasiswa juga mendapatkan penjelasan mengenai Kartu Rencana Studi (KRS). KRS merupakan dokumen yang digunakan mahasiswa untuk merencanakan mata kuliah yang akan ditempuh pada semester tertentu. Dalam prosesnya, mahasiswa perlu mengikuti tahapan yang telah ditentukan, mulai dari pembuatan kelas oleh program studi, pembayaran tagihan, pengajuan KRS secara daring, hingga validasi oleh Dosen Pembimbing Akademik (DPA).
Di dalam penjelasan mengenai KRS mahasiswa juga diperkenalkan dengan ketentuan jumlah Satuan Kredit Semester (SKS) yang dapat ditempuh berdasarkan Indeks Prestasi Semester (IPS). Karena pentingnya hal tersebut pemateri menjalaskan lebih lanjut terkait dengan item KRS ini, bahwa mahasiswa tidak dapat melakukan KRS sesuai dengan keinginan hatinya, tapi ada batasan batasan yang perlu diperhatikan oleh mahasiswa dalam memprogram Mata kuliah atau jumlah SKS yang ditempuh tiap semesternya. Mahasiswa harus mendapat IPK minimal 3,00 untuk dapat memperogram KRS dengan SKS maksimal yaitu 24 SKS.
Dalam aspek pembelajaran digital, mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan Edlink, sebuah platform pembelajaran daring atau Learning Management System (LMS) yang terintegrasi dengan sistem informasi akademik kampus. Melalui Edlink, mahasiswa dapat mengikuti kelas perkuliahan, mengakses materi, mengerjakan tugas dan kuis, serta mengikuti perkuliahan daring dengan mamanfaatkan layanan konferensi video.
Integrasi SIAKAD dan Edlink diharapkan dapat membantu mahasiswa mengikuti perkembangan sistem pembelajaran berbasis teknologi sekaligus memanfaatkan berbagai fasilitas digital yang disediakan universitas. Penguasaan terhadap sistem tersebut menjadi bagian dari kesiapan mahasiswa dalam menjalani proses pembelajaran di lingkungan perguruan tinggi.
Materi pembekalan juga mencakup layanan Bimbingan Akademik yang dilakukan bersama Dosen Pembimbing Akademik atau dosen wali. Melalui bimbingan tersebut, mahasiswa dapat memperoleh pendampingan dalam merencanakan, mengarahkan, dan mengevaluasi perjalanan akademiknya selama masa studi.
Tidak hanya bimbingan akademik, mahasiswa juga diperkenalkan dengan layanan bimbingan skripsi yang akan digunakan ketika memasuki tahap akhir pendidikan. Sistem akademik memungkinkan mahasiswa merencanakan dan mencatat proses bimbingan skripsi melalui layanan yang tersedia bersama dosen Pembimbing skripsi masing masing.
Pada bagian akhir, mahasiswa diberikan pemahaman mengenai KHS dan transkrip nilai. KHS ini digunakan untuk melihat hasil studi dalam periode akademik tertentu, sedangkan transkrip nilai memuat keseluruhan nilai mata kuliah yang telah ditempuh mahasiswa. Pada sub materi ini mahasiswa diperkenalkan juga terkait pembobotan nilai dari nilai yang tertinggi sampai nilai yang terendah, mana nilai yang dikategori lulus dan mana nilai yang masuk dalam kategori yang tidak lulus dan membutuhkan perbaikan. Mahasiswa baru juga diberi pemahaman terkait apa itu Indeks Prestasi Semester (IPS) dan juga Indeks Prestasi Kumulatif (IPK).
Terkait dengan perbaikan nilai yang telah dibicarakan diatas, pemateri juga menambahkan penjelasan tentang semester pendek, dimana, semester ini merupakan semester dimana mahasiswa dapat melakukan perbaikan nilai yang tidak lulus pada semester ganjil dan genap.
Pemateri menekankan bahwa penguasaan SIAKAD perlu dilakukan sejak awal karena sistem tersebut akan terus digunakan mahasiswa sepanjang perjalanan akademiknya.
“SIAKAD menjadi bagian penting dalam perjalanan akademik mahasiswa. Karena itu, mahasiswa perlu memahami dan menggunakannya dengan baik sejak awal perkuliahan.”
Pembekalan SIAKAD dalam rangkaian OKK Tahun 2026 diharapkan mampu membentuk mahasiswa yang lebih mandiri, tertib, dan bertanggung jawab dalam mengelola administrasi akademik. Mahasiswa tidak hanya diharapkan mengetahui cara masuk dan menggunakan SIAKAD, tetapi juga memahami fungsi setiap layanan yang tersedia serta memanfaatkannya secara optimal.
Melalui penguasaan SIAKAD dan berbagai layanan pembelajaran digital, mahasiswa baru UNIMOF diharapkan semakin siap mengikuti dinamika perkuliahan modern. Kemampuan mengelola kebutuhan akademik secara mandiri sekaligus memanfaatkan teknologi secara tepat menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan mahasiswa menuju proses pendidikan yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing global.
Tag
Berita Terkait

UNIMOF Tanamkan Integritas Akademik, Maba Diajak Cerdas Memanfaatkan Teknologi AI

Maba UNIMOF Praktik Menelusuri Referensi, Asah Kemampuan Menemukan Sumber Ilmiah Sesuai Bidang Studi

