
Tiga mahasiswa Program Studi Bisnis Digital, Fakultas Sains dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Maumere (UNIMOF), resmi memulai kegiatan magang di Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Sikka, Senin (7/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memberikan pengalaman kerja nyata kepada mahasiswa sekaligus memperkuat keterkaitan antara kompetensi akademik dengan kebutuhan dunia kerja dan pengembangan ekonomi daerah.
Penyerahan mahasiswa magang berlangsung di Kantor Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Sikka, mulai pukul 09.00 hingga 10.00 Wita. Penyerahan dilakukan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) sekaligus Ketua Program Studi Bisnis Digital UNIMOF, Andy Suriyani, S.E., M.M., didampingi Wakil Dekan Fakultas Sains dan Bisnis UNIMOF, Muhammad Syahrun, M.M.
Ketiga mahasiswa yang mengikuti program magang tersebut adalah Bryan Andika Putra Mapata, Maria Selvi Ndasa, dan Aryanto Sosu. Mereka akan melaksanakan kegiatan magang selama dua bulan, terhitung sejak 7 September hingga 7 November 2026.
Kehadiran mahasiswa diterima langsung oleh Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Sikka, Valerianus Samador, S.P., bersama jajaran kepala bidang di lingkungan dinas, termasuk bidang yang berkaitan dengan perindustrian dan pemberdayaan.
Dalam kegiatan tersebut, pihak UNIMOF menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan magang sekaligus melakukan koordinasi mengenai mekanisme kegiatan mahasiswa selama berada di lingkungan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Sikka.
Mahasiswa juga mendapatkan arahan mengenai tata tertib, etika, kedisiplinan, tanggung jawab, serta mekanisme pelaksanaan kegiatan selama mengikuti program magang. Selain itu, mahasiswa diperkenalkan dengan ruang lingkup pekerjaan dan aktivitas yang berkaitan dengan perdagangan, perindustrian, koperasi, pemberdayaan, pengembangan usaha kecil, serta berbagai kegiatan pendukung lainnya.
Kegiatan magang tersebut mengusung tema “Implementasi Kompetensi Bisnis Digital melalui Pengalaman Praktis dalam Mendukung Perdagangan, Industri, Koperasi dan UMKM Daerah.” Tema tersebut menempatkan pengalaman kerja sebagai bagian penting dalam proses pembelajaran mahasiswa, khususnya untuk menghubungkan teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktik di lapangan.
Bagi mahasiswa Program Studi Bisnis Digital, lingkungan kerja di Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM memiliki keterkaitan yang cukup erat dengan kompetensi yang dipelajari selama perkuliahan. Mahasiswa dapat memperoleh pengalaman dalam bidang digital marketing, branding, promosi, pembuatan konten, analisis pasar, komunikasi bisnis, kewirausahaan, pengembangan usaha, hingga pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas akses pasar.
Salah satu ruang pembelajaran yang dinilai relevan adalah aktivitas NTT Mart serta pengembangan dan pemasaran produk unggulan daerah. Melalui aktivitas tersebut, mahasiswa dapat mempelajari proses pengembangan produk, penguatan identitas merek, strategi promosi, pemasaran, hingga upaya memperluas akses pasar produk lokal.
Pengalaman tersebut juga berkaitan dengan pengembangan sentra industri potensial, produk unggulan daerah berbasis sumber daya lokal, diversifikasi produk, inovasi, serta penerapan teknologi dalam pengembangan usaha.
Selain aspek perdagangan dan industri, mahasiswa juga diarahkan untuk memahami pemberdayaan koperasi dan usaha kecil. Ruang lingkup tersebut mencakup pengembangan kewirausahaan, kemitraan, promosi dan akses pasar, pemberdayaan usaha kecil, serta pengembangan skala usaha.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Sikka, Valerianus Samador, S.P., menyambut baik pelaksanaan kegiatan magang tersebut. Menurutnya, kehadiran mahasiswa di lingkungan dinas dapat menjadi ruang pembelajaran sekaligus memberikan kontribusi melalui kompetensi yang mereka miliki.
“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa Program Studi Bisnis Digital Universitas Muhammadiyah Maumere untuk melaksanakan kegiatan magang di Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Sikka. Kami berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar secara langsung, memahami lingkungan kerja, serta mengenal berbagai kegiatan yang berkaitan dengan perdagangan, perindustrian, koperasi dan UMKM,” ujar Valerianus.
Ia juga berharap mahasiswa mampu memberikan kontribusi sesuai dengan bidang keilmuan yang dimiliki, terutama dalam pemanfaatan teknologi dan pendekatan bisnis digital untuk mendukung promosi, pengembangan produk, dan perluasan akses pasar.
Pelaksanaan magang ini diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan kewajiban akademik mahasiswa. Lebih jauh, kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang pembelajaran yang mampu meningkatkan keterampilan praktis dan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja.
Program magang juga diharapkan dapat memperkuat hubungan antara Universitas Muhammadiyah Maumere dan Pemerintah Kabupaten Sikka, khususnya Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM. Kolaborasi tersebut berpotensi dikembangkan dalam berbagai bidang, seperti digitalisasi UMKM, digital marketing, branding produk lokal, promosi produk unggulan daerah, pemanfaatan media digital, pengembangan kewirausahaan, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat.
Melalui pengalaman langsung di lapangan, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami bagaimana teknologi digital digunakan dalam dunia bisnis, tetapi juga mampu melihat persoalan dan potensi ekonomi lokal secara lebih nyata. Dengan demikian, kompetensi bisnis digital yang diperoleh selama perkuliahan dapat diarahkan untuk mendukung transformasi digital dan pengembangan ekonomi masyarakat di Kabupaten Sikka.
Tag
Berita Terkait

UNIMOF Tanamkan Integritas Akademik, Maba Diajak Cerdas Memanfaatkan Teknologi AI

Maba UNIMOF Praktik Menelusuri Referensi, Asah Kemampuan Menemukan Sumber Ilmiah Sesuai Bidang Studi
