Mahasiswa Pendidikan Biologi UNIMOF Tanam Mangrove di Nangahale, Dukung Terwujudnya Desa Wisata Mangrove
Kegiatan

Mahasiswa Pendidikan Biologi UNIMOF Tanam Mangrove di Nangahale, Dukung Terwujudnya Desa Wisata Mangrove

07/07/2026
Admin UNIMOF
5 menit baca
Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Maumere (UNIMOF) menyelenggarakan kegiatan Bina Akrab bertema “Eksplorasi

Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Maumere (UNIMOF) menyelenggarakan kegiatan Bina Akrab bertema “Eksplorasi Keanekaragaman Hayati Pesisir Melalui Pendataan Avertebrata, Pembersihan Pantai, dan Penanaman Mangrove” pada Sabtu–Minggu, 4–5 Juli 2026, di Desa Nangahale, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka.

Kegiatan yang diikuti oleh 35 mahasiswa dari angkatan 2023/2024, 2024/2025, dan 2025/2026 ini tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan kekeluargaan dan solidaritas antaranggota Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran lapangan sekaligus bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan pesisir.

Hari pertama diawali dengan registrasi peserta dan keberangkatan menuju Desa Nangahale. Setelah tiba di lokasi, mahasiswa melakukan persiapan kegiatan dengan membersihkan area yang akan digunakan sebagai lokasi penanaman mangrove. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembukaan dan penyampaian materi oleh Idhar, M.Pd. mengenai teknik pendataan keanekaragaman hayati di lapangan, klasifikasi avertebrata, serta teknik identifikasi spesies.

Berbekal materi tersebut, mahasiswa melakukan eksplorasi kawasan pesisir melalui pendataan berbagai jenis avertebrata sebagai bagian dari implementasi pembelajaran berbasis lapangan. Selain itu, peserta juga melaksanakan aksi bersih pantai dengan mengumpulkan sampah yang berada di sepanjang kawasan pesisir sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Pada malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan sharing session yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Melalui forum tersebut, mahasiswa saling berbagi pengalaman, memperkuat komunikasi, serta membangun solidaritas sebagai keluarga besar Program Studi Pendidikan Biologi.

Puncak kegiatan berlangsung pada hari kedua melalui aksi penanaman mangrove di kawasan pesisir Desa Nangahale. Kegiatan ini dihadiri oleh Deputi Rektor Universitas Muhammadiyah Maumere Drs. Daniel Fernandez, M.Si., Wakil Rektor III Abdul Kholiq, S.E., M.M., Ketua Program Studi Pendidikan Biologi Agustina Kiden Lewar, M.Pd., narasumber Idhar, M.Pd., Kepala Desa Nangahale Sahanudin, S.Sos., Kepala Dusun Nangahale, perwakilan Kepala MTs Al-Fatah Nangahale, dosen, staf UNIMOF, serta masyarakat setempat.

Kehadiran pimpinan universitas bersama pemerintah desa dan masyarakat menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung pelestarian lingkungan pesisir. Bersama mahasiswa, para tamu undangan turut mengikuti prosesi penanaman mangrove sebagai simbol kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir.

Ketua Program Studi Pendidikan Biologi, Agustina Kiden Lewar, M.Pd., mengatakan bahwa kegiatan Bina Akrab merupakan bagian dari proses pembelajaran yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan, pembentukan karakter, dan pengabdian kepada masyarakat.

"Mahasiswa Pendidikan Biologi tidak hanya dituntut menguasai teori di ruang kuliah, tetapi juga mampu mengimplementasikan ilmu yang dimiliki melalui kegiatan nyata di tengah masyarakat. Kegiatan ini menjadi media untuk membangun karakter, kepedulian terhadap lingkungan, kemampuan bekerja sama, serta memperkuat rasa kekeluargaan antarmahasiswa," ujarnya.

Sementara itu, narasumber kegiatan, Idhar, M.Pd., menjelaskan bahwa pembelajaran berbasis lapangan menjadi salah satu metode yang efektif dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa, terutama dalam mengenali keanekaragaman hayati pesisir dan memahami pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.

"Mahasiswa memperoleh pengalaman secara langsung dalam melakukan identifikasi spesies, pendataan avertebrata, hingga memahami fungsi ekologis mangrove. Pengalaman seperti ini akan menjadi bekal penting bagi mereka sebagai calon pendidik biologi yang mampu menghubungkan teori dengan praktik di lapangan," jelasnya.

Kepala Desa Nangahale, Sahanudin, S.Sos., menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi UNIMOF yang telah menunjukkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan melalui aksi penanaman mangrove.

Menurutnya, penanaman mangrove yang dilakukan mahasiswa bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata kepekaan generasi muda terhadap lingkungan hidup sekaligus kontribusi dalam menjaga kawasan pesisir Desa Nangahale.

"Desa Nangahale memiliki mimpi besar untuk berkembang menjadi desa wisata mangrove. Karena itu, apa yang dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi UNIMOF hari ini merupakan langkah kecil yang memiliki makna besar dalam mewujudkan cita-cita tersebut. Mereka tidak hanya menanam mangrove, tetapi juga menanam harapan bagi masa depan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat," ungkap Sahanudin.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah desa, Universitas Muhammadiyah Maumere, masyarakat, dan berbagai pihak dapat terus berlanjut sehingga kawasan mangrove di Desa Nangahale semakin terjaga, berkembang, dan memiliki nilai edukasi maupun ekonomi melalui pengembangan wisata berbasis konservasi.

Deputi Rektor Universitas Muhammadiyah Maumere, Drs. Daniel Fernandez, M.Si., memberikan apresiasi kepada Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi atas terselenggaranya kegiatan yang memadukan penguatan akademik, pembentukan karakter, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata dari nilai-nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk memberikan kontribusi nyata melalui aksi pelestarian lingkungan.

Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Maumere, Abdul Kholiq, S.E., M.M., menambahkan bahwa organisasi kemahasiswaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter kepemimpinan, semangat kolaborasi, dan tanggung jawab sosial mahasiswa.

Ia berharap kegiatan seperti Bina Akrab terus menjadi agenda tahunan yang mampu memperkuat solidaritas mahasiswa sekaligus melahirkan berbagai program yang berdampak positif bagi masyarakat.

Selama dua hari pelaksanaan, seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh antusias dan semangat gotong royong. Sinergi antara mahasiswa, dosen, pemerintah desa, masyarakat, dan pihak sekolah menjadi bukti bahwa pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus dijaga.

Melalui kegiatan ini, Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Maumere kembali menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya berperan sebagai insan akademik, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan solusi melalui edukasi, penelitian sederhana, dan aksi nyata bagi masyarakat. Semangat kolaborasi yang dibangun dalam kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju terwujudnya Desa Nangahale sebagai desa wisata mangrove sekaligus memperkuat komitmen UNIMOF dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Sikka.

Tag

#UNIMOF#Universitas Muhammadiyah Maumere#Pendidikan Biologi UNIMOF#Himpunan Mahasiswa Biologi#Bina Akrab Biologi#Penanaman Mangrove#Desa Nangahale#Wisata Mangrove Nangahale#Pendataan Avertebrata#Keanekaragaman Hayati#Pembersihan Pantai#Mahasiswa UNIMOF#Pelestarian Lingkungan#Kabupaten Sikka#Talibura#Pengabdian Mahasiswa#Konservasi Pesisir