Warek I UNIMOF Bekali Mahasiswa Baru dengan Pemahaman Sejarah, Visi, Misi, dan Filosofi Keunggulan
Kegiatan

Warek I UNIMOF Bekali Mahasiswa Baru dengan Pemahaman Sejarah, Visi, Misi, dan Filosofi Keunggulan

14/09/2026
Admin UNIMOF
5 menit baca
Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Muhammadiyah Maumere (UNIMOF), Mohamad Fitri, S.E., M.M., membekali mahasiswa baru Tahun Akademik 2026 deng

Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Muhammadiyah Maumere (UNIMOF), Mohamad Fitri, S.E., M.M., membekali mahasiswa baru Tahun Akademik 2026 dengan pemahaman mengenai sejarah, visi, misi, tujuan, serta filosofi keunggulan Universitas Muhammadiyah Maumere. Materi tersebut disampaikan dalam rangkaian Orientasi Kehidupan Kampus (OKK) Mahasiswa Baru UNIMOF Tahun 2026, Senin (14/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Universitas Muhammadiyah Maumere tersebut dilaksanakan pada pukul 09.10–10.00 WITA dan diikuti oleh mahasiswa baru UNIMOF Tahun 2026. Sesi ini menjadi bagian penting dalam proses pengenalan kehidupan akademik sekaligus pembentukan pemahaman mahasiswa terhadap identitas dan arah pengembangan kampus.

Mengangkat materi “Sejarah, Visi, Misi, Tujuan, dan Filosofi Keunggulan UNIMOF: Unggul dalam Kecerdasan Spiritual, Intelektual, Emosional, dan Sosial”, Mohamad Fitri mengajak mahasiswa baru mengenal perjalanan kelembagaan UNIMOF sejak awal berdiri hingga berkembang menjadi universitas.

Dalam pemaparannya, mahasiswa diperkenalkan dengan sejarah Universitas Muhammadiyah Maumere yang bermula dari Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Muhammadiyah Maumere. IKIP Muhammadiyah Maumere didirikan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah berdasarkan Surat Izin Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 21/E/O/2013. Pada awal berdirinya, IKIP Muhammadiyah Maumere memiliki delapan program studi kependidikan.

Perjalanan kelembagaan tersebut kemudian mengalami perkembangan penting. Pada 13 September 2023, IKIP Muhammadiyah Maumere resmi beralih bentuk menjadi Universitas Muhammadiyah Maumere (UNIMOF) berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 763/E/O/2023.

Perubahan bentuk kelembagaan tersebut menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan UNIMOF sebagai perguruan tinggi yang terus mengembangkan peran pendidikan tinggi di Maumere dan Nusa Tenggara Timur.

Selain sejarah kelembagaan, mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan visi UNIMOF, yakni “Terwujudnya Universitas Muhammadiyah Maumere yang Unggul di Nusa Tenggara Timur dalam Menghasilkan Sarjana Berintegritas, Berdaya Saing Global, Berlandaskan Nilai-Nilai Kemuhammadiyahan Multikultural.”

Menurut Mohamad Fitri, visi tersebut memiliki sejumlah kata kunci yang menjadi arah pengembangan UNIMOF, yaitu unggul, berintegritas, berdaya saing global, serta berlandaskan nilai-nilai Kemuhammadiyahan multikultural. Visi tersebut tidak hanya menempatkan kemampuan akademik sebagai tujuan pendidikan, tetapi juga menekankan pentingnya karakter, etika, dan kemampuan mahasiswa menghadapi kehidupan masyarakat yang beragam.

Mahasiswa baru selanjutnya diperkenalkan dengan lima misi UNIMOF yang mencakup penyelenggaraan pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat; peningkatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat; penanaman nilai moral Pancasila dan Kemuhammadiyahan multikultural; pengembangan budaya keunggulan dan inovasi; serta pembangunan kolaborasi strategis dengan masyarakat, pemerintah, dan dunia kerja.

Empat Kecerdasan sebagai Filosofi Keunggulan

Salah satu bagian utama dalam materi OKK tersebut adalah penjelasan mengenai filosofi keunggulan UNIMOF. Mohamad Fitri menegaskan bahwa makna “unggul” tidak semata-mata diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari kemampuan mahasiswa membangun kepribadian secara utuh.

“Keunggulan di UNIMOF tidak hanya dimaknai sebagai keunggulan akademik, tetapi juga keunggulan secara utuh melalui kecerdasan spiritual, intelektual, emosional, dan sosial,” ujar Mohamad Fitri.

Ia menjelaskan bahwa keempat kecerdasan tersebut saling berkaitan dalam membentuk pribadi mahasiswa yang memiliki kompetensi sekaligus karakter.

Kecerdasan spiritual menjadi fondasi dalam membangun keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta menjadi landasan dalam berpikir, bersikap, dan bertindak. Penguatannya dilakukan melalui pembiasaan ibadah, kajian keislaman, serta internalisasi nilai-nilai Kemuhammadiyahan multikultural.

Sementara itu, kecerdasan intelektual diarahkan pada kemampuan mahasiswa dalam bernalar, menganalisis persoalan, berpikir kritis, memecahkan masalah secara ilmiah, serta menghasilkan gagasan dan inovasi sesuai bidang keilmuan.

Adapun kecerdasan emosional berkaitan dengan kemampuan mahasiswa mengenali dan mengelola diri, membangun kesadaran diri, mengendalikan emosi, menjaga motivasi, serta mengembangkan empati. Kemampuan tersebut menjadi bekal penting dalam membangun relasi yang sehat selama menjalani kehidupan akademik.

Sedangkan kecerdasan sosial diarahkan pada kemampuan mahasiswa untuk berinteraksi, bekerja sama, menghargai keberagaman, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Pengembangannya dapat dilakukan melalui aktivitas organisasi kemahasiswaan, kegiatan sosial, maupun pengabdian kepada masyarakat.

Melalui pemahaman tersebut, mahasiswa baru diharapkan menyadari bahwa pendidikan di UNIMOF tidak berhenti pada pencapaian nilai akademik. Proses pendidikan juga menjadi ruang pembentukan karakter, pengembangan kemampuan mengelola diri, penguatan kemampuan bekerja sama, serta penumbuhan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

Penyampaian materi ini sekaligus diharapkan dapat menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) dan kebanggaan mahasiswa sebagai bagian dari keluarga besar Universitas Muhammadiyah Maumere. Pemahaman terhadap sejarah, visi, misi, dan filosofi kampus diharapkan menjadi pijakan mahasiswa dalam menentukan sikap serta arah pengembangan diri selama menempuh pendidikan.

Ke depan, empat kecerdasan diantaranya spiritual, intelektual, emosional, dan sosial - diharapkan menjadi kompas bagi mahasiswa dalam menjalani seluruh proses akademik dan kemahasiswaan. Dengan demikian, UNIMOF tidak hanya diarahkan menghasilkan lulusan yang kompeten secara profesional, tetapi juga memiliki integritas, berakhlak, kreatif, inovatif, humanis, mampu beradaptasi, serta berdaya saing global.

Bagi mahasiswa baru Tahun 2026, pengenalan tersebut menjadi langkah awal untuk memahami bahwa menjadi bagian dari UNIMOF bukan sekadar menjalani proses perkuliahan, melainkan juga sebuah perjalanan membentuk diri sebagai insan yang mampu membawa ilmu, nilai, dan manfaat bagi masyarakat.

Tag

#UNIMOF#Universitas Muhammadiyah Maumere#OKK 2026#mahasiswa baru UNIMOF#Mohamad Fitri#sejarah UNIMOF#visi misi UNIMOF#filosofi keunggulan UNIMOF#kecerdasan spiritual#kecerdasan intelektual#kecerdasan emosional#kecerdasan sosial