Berita & Artikel
Ikuti perkembangan terbaru dan informasi penting seputar akademik, kemahasiswaan, dan kegiatan kampus UNIMOF.

Lima Dosen UNIMOF Lulus Sertifikasi Dosen, Perkuat Kualitas Pendidikan Tinggi

UNIMOF Jadi Pusat Koordinasi Penanganan Bencana Sikka, Sinergi Lintas Lembaga Diperkuat
UNIMOF Lantik Wakil Rektor Baru, Awali Babak Penguatan Mutu dan Kepemimpinan Inklusif

UNIMOF Gelar Seminar Nasional, Perkuat Budaya Kerja Profesional Berbasis Integritas di Sektor Kesehatan
Program Studi Administrasi Kesehatan Universitas Muhammadiyah Maumere (UNIMOF) menggelar Seminar Nasional bertajuk Penguatan Budaya Kerja Profesional Berbasis Integritas untuk Mewujudkan Pelayanan Prima dan Kepuasan Pasien, Selasa (14/4/2026), di Aula Ahmad Dahlan UNIMOF.
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, tenaga kesehatan, hingga praktisi administrasi kesehatan. Seminar menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor kesehatan, khususnya dalam membangun budaya kerja profesional yang berlandaskan integritas.

UNIMOF dan IMM Sikka Siap Bersinergi menuju Semarak Milad Muhammadiyah Ke-113
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Ruang Rektorat Universitas Muhammadiyah Maumere (UNIMOF pada Selasa, 14 Oktober 2025. Pimpinan universitas menerima kunjungan resmi dari Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Sikka, yang datang untuk memperkenalkan Koordinator Komisariat (Korkom) IMM Universitas Muhammadiyah Maumere serta menjalin silaturahmi kelembagaan dengan pihak kampus.

UNIMOF Hadirkan Menko Zulkifli Hasan, Ajak Generasi Muda Menjadi Sarjana Tangguh Pembangun Bangsa

Universitas Muhammadiyah Maumere Bolehkan Mahasiswa Bayar Kuliah dengan Hasil Bumi
Di tengah polemik tingginya biaya uang kuliah tunggal (UKT) di perguruan tinggi negeri (PTN), Universitas Muhammadiyah Maumere (UM Maumere) di Nusa Tenggara Timur (NTT) menawarkan solusi yang menarik dan unik.Universitas Muhammadiyah Maumere menyediakan opsi pembayaran kuliah menggunakan hasil bumi atau komoditas pertanian. Dengan cara ini, mahasiswa yang berasal dari keluarga petani atau nelayan yang mengalami kesulitan membayar biaya kuliah dapat menyerahkan hasil panen mereka sebagai bentuk pembayaran.